Jalan Terjal Berbatu Menyentak Hati Ratu Talu

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA-Perjalanan letih dan melelahkan dari Redambolo Wewewa Barat ke Wee Baghe-Rita Baru dan Bondo Bela Wewewa Selatan, menuai respon mendalam di hati Ratu Wula Talu istri Calon Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu (MDT).

Ratu tersentak dalam kesedihan, hatinya terpaut melihat dan merasakan akses dan medan jalan menuju Wee Baghe-Rita Baru-Bondo Bela yang berbatu dan terjal. Kondisi medan menantang itu, menjadi perhatian Ratu Talu. Selaku Sekretaris Partai Nasdem, Ratu menitipkan itu kepada Calon Bupati/wakil bupati Markus Dairo Talu (MDT)-Gerson Tanggu Dendo (GTD) agar jalan di tiga wilayah itu diperhatikan.

“Saya sedih ketika melewati jalan menuju Wee Baghe-Rita Baru-Bondo Bela. Dan tiga desa ini butuh sentuhan dari pemerintah. Desa ini punya potensi sumberdaya alam, hanya kendala infrastruktur jalan, sehingga harus menjadi catatan buat bapak MDT-GTD ketika terpilih pada 27 Juni 2018 mendatang,” ungkap Ratu Talu, Selasa (15/5/2018).

Dalam orasi politik saat itu, Ratu mengingatkan agar masyarakat tidak boleh bermain-main atau coba-coba dalam memilih pemimpin SBD. Pasalnya, jika masyarakat salah memilih, maka akan menyesali pilihannya sendiri. Selain itu, jangan pernah mengkhawatirkan pilihan kepada MDT-GTD.

“Tidak usah khawatirkan memilih MDT-GTD karena arus dukungan kepada MDT-GTD saat ini begitu besar. Jika bapa/mama menangkan MDT-GTD, maka saya jadi jaminan. Rapatkan barisan 100 persen untuk MDT-GTD,” kata Ratu.

Dikatakannya, dalam masa kepemimpinan MDT menjadi bupati selama tiga tahun, Partai Nasdem melihat dan menilai, MDT mampu membangun SBD. Dan hal itu telah dibuktikan, dengan pembangunan listrik, air dan jalan. Sehingga masyarakat harus sadar bahwa kesempatan atau momentum memilih pemimpin SBD, tidak akan datang untuk kedua kalinya.

“MDT itu mampu membangun SBD menjadi maju dan sejahtera. Saya mengatakan ini bukan karena MDT itu suami saya, tetapi dalam tiga tahun menjadi bupati, Nasdem melihat dan menilai MDT mampu dan kami mengusung MDT-GTD menjadi bupati/wakil bupati SBD,”jelas Ratu.

Provokator Tenun SBD itu menegaskan, semua persoalan dan kegetiran hidup masyarakat Wee Baghe-Rita Baru dan masyarakat SBD secara keseluruan, telah dirasakan dan dilihatnya sendiri bersama MDT-GTD dan tim koalisi. Dan semua itu telah tercatat untuk menjadi perhatian dalam masa kepemimpinan MDT-GTD selama 5 tahun, jika terpilih.

“Kasih beban untuk MDT-GTD berpikir keras bagaimana membangun SBD. Bapa/mama buktikan pada tanggal 27 Juni untuk MDT-GTD. Harus lihat dan menilai dari tiga Paslon, siapa yang sudah memberikan bukti nyata buat masyarakat SBD, sehingga tidak salah memilih,” pungkas Ratu.

Selain itu Calon Bupati MDT mengingatkan, masyarakat tidak boleh memilih pemimpin SBD didasarkan pada materi tetapi dengan hati nurani yang tulus. Jika karena atas materi, hal ini akan menyusakan generasi penerus SBD.

“Jangan pilih bupati/wakil bupati karena materi. Kalau memilih pemimpin SBD karena materi, maka kita sedang menyusahkan anak cucu kita. Pilih dengan hati nurani,” ungkap MDT.

Lanjut MDT, saat ini banyak isu negatif yang ditujukan kepada dirinya, seperti terlibat korupsi, ijazah palsu dan sebagainya. Semua isu itu disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang hanya mau menghancurkan dirinya. Isu-isu tersebut, tidak benar dan tidak bisa dibuktikan secara hukum.

“Ada banyak isu yang menyerang saya dan itu tidak bisa dibuktikan. Jangan percaya karena mereka sedang mabuk. Saya tidak membalas, saya serahkan semua kepada Tuhan yang maha tahu. Saya hanya punya hati yang tulus membangun Sumba Barat Daya,” pungkas Mantan Tentara Nasional Indonesia.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017