MDT-GTD Sepakat Ciptakan Pilkada SBD Tanpa Kekerasan

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Gejolak dan tensi politik Pilkada Sumba Barat Daya, terus memantik perhatian publik se-Nusa Tenggara Timur. Setiap faksi dari masing-masing pasangan calon bupati/wakil bupati, saling ‘berebut’ simpati dan memperdebatkan sejumlah program yang ditawarkan pasangan calon untuk lima tahun ke depan.

Di tengah situasi itu, keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pilkada, dari kampanye hingga pemilihan 27 Juni 2018, sangat diharapkan sejumlah pihak. Baik itu pemerintah daerah, penyelenggara, masyarakat dan para kontestan yang berkompetisi dalam Pilkada berharap, Pilkada tertib, aman, damai dan lancar tanpa adanya kekerasan.

“Atasnama Koalisi Rakyat Bersatu Paket MDT-GTD, menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumba Barat Daya, mari kita melaksanakan Pilkada ini, dengan mengedepankan saling menghormati dan menghargai,” kata Ketua Koalisi Rakyat Bersatu Cabup/cawabup Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo (MDT-GTD), Pdt. Ananias Bulu, Senin (1/5/2018).

Pdt. Ananias Bulu menghimbau agar masyarakat SBD, meninggalkan kekerasan, rasa benci dan amarah dalam pelaksanaan Pilkada. Pasalnya, siapapun yang terpilih nanti adalah bupati/wakil bupati SBD, dan pemimpin seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.

“Tinggalkan kekerasan, benci dan amarah. Siapapun yang terpilih adalah bupati/wakil bupati kita semua. Dia adalah pemimpin kita semua,” tegas Ananias.

Ananias berharap, masyarakat mendukung pihak kepolisian, TNI, pemerintah untuk menjaga situasi Sumba Barat Daya yang kondusif selama Pilkada berlangsung.

“Terima kasih TNI/Polri. Mari kita dukung Bapak Kapolri, Kapolda NTT, Kapolres Sumba Barat yang sudah mendekati kita dari rumah ke rumah, untuk menjamin situasi kondusif selama Pilkada berlangsung,” pungkas Ananias saat menyelesaikan kasus pengrusakan rumah Kepala Desa Walandimu, Marthen Niha secara kekeluargaan bersama keluarga besar MDT-GTD.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017