“Terima Kasih POLRI, Pelaku Kejahatan Tertangkap”

Ketua Koalisi Rakyat Bersatu MDT-GTD, Pdt. Ananias Bulu

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Kampanye Pilkada Sumba Barat Daya yang mencekam sejak pasca pengrusakan baliho Cabup/cawabup Markus Dairo Talu (MDT)- Gerson Tanggu Dendo (GTD), serta peyerangan dan pengrusakan rumah milik Kepala Desa Walandimu, Marthen Niha di Kodibangedo, Selasa (11/4/2018) malam, mulai berangsur pulih.

Pasalnya, para pelaku tindak kejahatan seperti yang dituturkan korban, diprakarsai Kepala Desa Wainyapu, Yulius Wainigha dan rekan-rekannya, telah ditangkap dan digiring ke Mapolres Sumba Barat, Selasa (17/4/2018) sore.

Langkah cepat pihak kepolisian ini, mendapat respon hangat masyarakat SBD dan terkhusus para pendukung dan simpatisan Calon Bupati/wakil bupati Sumba Barat Daya, MDT-GTD.

“Saya atas nama Ketua Koalisi Rakyat Bersatu MDT-GTD, dan seluruh masyarakat SBD mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kapolsek, Kapolres, Kapolda NTT dan seluruh Polisi SBD atas telah ditegakan keadilan. Bahwa para pelaku perobek baliho MDT-GTD, Viktory-Joss dan pengrusakan rumah pendukung MDT-GTD, Marthen Niha telah ditangkap,” ungkap Ketua Koalisi MDT-GTD, Pdt. Ananias Bulu.

Kata Ananias, dengan tertangkapnya tujuh pelaku pengrusakan dan pemboman tersebut, pihaknya akan menarik dan membatalkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi MDT-GTD, yang rencananya akan digelar hari ini, Rabu (18/4/2018).

“Kita tarik surat pemberitahuan aksi di Polsek Loura dan kita tetap beraktifitas seperti biasa. Untuk itu salam hormat dan terima kasih buat Kepolisian Republik Indonesia,” pungkas Ananias.

Selain itu, Kapolres Sumba Barat AKBP Gusti Maychandra Lesmana berharap, Calon Bupati/wakil bupati MDT-GTD beserta para pendukung dan simpatisan, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pilkada Sumba Barat Daya.

“Para pelaku sudah tertangkap dan akan diproses sesuai hukum. Untuk itu harus bisa meredam dan menjaga agar pelaksanan Pilkada SBD 27 Juni 2018 berjalan baik, aman, tertib dan lancar,” kata AKBP Gusti Maychandra Lesmana.

Calon Bupati, Markus Dairo Talu (MDT) pun menyambut baik harapan Kapolres Sumba Barat. MDT mengatakan, mulanya dirinya sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Namun dengan tertangkapnya para pelaku itu, dirinya telah merasa legah dan puas.

“Saya memang kecewa waktu itu. Tapi setelah mereka sudah tertangkap, saya sudah legah. Dan tidak ada demo-demo lagi, saya hentikan. Saya dan istri saya dimaki, selain itu rumah saudari saya dibakar pada Pilkada 2013 silam saja, saya tidak membalas. Saya tetap tenang,” pungkas MDT.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017