Pengurusan Perizinan Kepabeanan Lebih Mudah Serta Cepat Lewat Online

KepriNews.co.id, BATAM – KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, dalam meningkatkan pelayanan pada pengurusan perizinan kepabeanan dengan memberikan kemudahan bagi pengusaha. Minggu, (15/04/2018)

Fasilitas kepabeanan tersebut adalah perizinan online yang diluncurkan oleh Presiden RI, yang bertujuan meningkatkan daya saing produk ekspor dan iklim investasi di Indoensia.

Terkait hal tersebut kepada pewarta digedung KPU Bea dan Cukai Tipe Batam, Kepala Bidang BKLI, Raden Evy Suhartantyo mengatakan, dari segi efektifitas lewat sistem online ini, setiap pelaku usaha yang melakukan pengurusan perizinan bisa dengan mudah menyelesaikannya.

Melalui sistem online, Pemangkasan waktu pengurusan perizinan Kepabeanan meliputi;

Perizinan Tempat penimbunan berikat, dari 10 hari menjadi 1 jam.
Perizinan Kemudahan impor tujuan ekspor, dari 30 hari menjadi 1 jam.
Perizinan Registrasi kepabeanan, dari 24 jam menjadi 3 jam.
Perizinan Nomor pokok pengusaha barang kena cukai, dari 30 hari menjadi 3 hari.

“Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo. Di Bea Cukai Batam khususnya, telah diterapkan sejak tanggal 1 April 2018. Adanya perizinan online ini pelaku usaha tidak harus bolak-balik lagi ke kantor, dan Petugas kita pun dengan mudah dapat menyelesaikan permohonan perizinan tersebut,” terangnya.

Selain itu, KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam juga melakukan inovasi yang sama dalam bentuk layanan Izin Online Bea dan Cukai Batam (ION Beta), dalam meningkatakn pelayanan dan mempercepat waktu pengurusan perizinan.

Lanjut, Raden Evy Sujhartantyo mengungkapkan, dengan ION Beta ini juga diharapkan dapat mempercepat waktu janji layanan, yang mana layanan perizinan online ini meliputi;

(1) Pembongkaran di luar kawasan pabeanan, (2) Izin penimbunan barang di luar kawasan pabean atau tempat lain, (3) Izin pemeriksaan fisik di luar kawasan pabean atau tempa lain, (4) Pemuatan di luar kawasan pabean.

(5) Pengeluaran barang dari kawasan pabean, (6) Pemasukan returnable package, (7) Pengeluaran returnable package. (8) Pengeluaran sementara ke TLDDP, (9) Pemberian aktivitasi modul PIB, PEB, Pengangkut, dan PPFTZ 01, (10) Koreksi billing.

(11) Izin pendirian kawasan pabean dan/atau tempat penimbunan sementara, (12) Izin Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC), (13) Izin returnable package, (14) Persetujuan untuk melakukan kegiatan kepabeanan bagi Perusahaan Jasa Titipan (PJT).

Dan dari 14 layanan perizinan yang diluncurkan tersebut, akan dilaksanakan secara bertahap.

“Tahap pertama dari tanggal 1 April meliputi,Perizinan pembongkaran dan Pemuatan di luar kawasan pabean, Tahap Kedua, 10 layanan di tanggal 1 Mei, dan Tahap Ketiga, 2 layanan di tanggal 18 Juni 2018,” Pungkas Kepala Bidang BKLI KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. (*)

Editor : Andi Pratama


 Advertoria Sanford 18/9/2017