Tiga Kampung Buktikan, MDT-GTD Nomor Satu Pilihannya

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Pengklaiman wilayah dukungan suara oleh pasangan calon (Paslon) tertentu, dalam kampanye Pilkada Sumba Barat Daya (SBD), akhirnya ditepis habis warga kampung setempat. Seperti di wilayah Golu Dapi, Reda Tani, Kecamatan Loura dan Binadana Taworara, Kecamatan Wewewa Barat, Minggu (8/4/2018) hingga Senin (9/4/2018).

Tiga wilayah itu, sebelumnya diklaim oleh Paslon tertentu sebagai basis dukungan, dan tidak akan memberi dukungan untuk Paslon Bupati/wakil bupati, Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD).

Hal itu memantik amarah warga setempat. Warga pun bersepakat membuktikan kepada para Paslon Bupati/wakil bupati SBD, jika mereka tetap memilih MDT-GTD sebagai Bupati/wakil bupati SBD,dan bukan memilih yang lain. MDT-GTD tetap nomor satu pilihannya.

“Siapa yang katakan MDT tidak ada suara di Taworara? Itu bohong. Sehingga kami satu desa ini buktikan hari ini Bapak MDT-GTD menang di desa ini,” tegas Tokoh Masyarakat Taworara Mera Manu Milla, Senin (9/4) dalam kampanye MDT-GTD.

Ribuan pendukung dan simpatisan MDT-GTD yang hadir saat itu, sontak bangun berdiri dan meneriakan yel-yel MDT-GTD. “MDT-GTD lanjutkan, menang-menang, Viktory-Joss, siap, menang-menang,”

Mera Manu Mila mengatakan, warga Taworara akan terus mendukung, memilih dan memenangkan MDT-GTD pada Pilkada 27 Juni mendatang. Apa pun resiko yang dihadapi, warga Taworara tetap bersama MDT-GTD. Pasalnya, warga telah merasakan bukti pembangunan di masa kepemimpinan MDT.

“Kami sudah nikmati jalan. Tinggal listrik dan air. Bapa MDT-GTD jangan lupa itu. Kami akan jalan bersama bapak MDT-GTD. apa yang ‘dipikul’ bapak MDT-GTD, kami ikut ‘pikul’. Dan kami pastikan MDT-GTD menang di desa ini,” kata Mera Manu Mila.

Hal yang sama juga dilakukan warga di Reda Tani dan Golu Dapi. Sebagian besar warga pendukung dan simpatisan MDT-GTD, merasa terusik. Ratusan warga itu akhirnya membuktikan dukungan ke MDT-GTD, dengan menyelenggarakan kampanye di wilayah tersebut.

“Tidak ada yang lain yang bisa membuat program unggulan yang berpihak kepada petani. Hanya MDT-GTD. Sehingga kita sepakat harus menangkan MDT-GTD,” ungkap Tokoh Masyarakat Reda Tani, Frans Sawu, Senin (9/4/2018).

Katanya, tidak ada yang bisa mengatakan MDT-GTD tidak mendapat dukungan di wilayah Reda Tani. Dan hal itu akan dibuktikan pada Pilkada 27 Juni 2018.

“Siapa yang katakan MDT-GTD tidak ada suara di Reda Tani. Nanti kita buktikan pemilihan 27 Juni,” pungkasnya.

Pantauan dan rekaman Keprinews.co.id, pada 148 titik kampanye yang didatangi Paslon Bupati/wakil bupati MDT-GTD, antusias masyarakat pendukung dan simpatisan, begitu luar biasa.

Militansinya terlihat dari kehadirannya menunggu MDT-GTD dari pagi hingga malam hari. Rasa ngantuk dan lelah tidak pernah terlihat dari wajahnya. Mereka bersemangat dan sepakat untuk menangkan MDT-GTD.

“Kami mau mati pun kami siap. MDT-GTD harus menang. Kami sudah rasakan bukti pembangunan selama ini. Kalau bukan MDT, SBD tidak mungkin seperti ini. Mati atau hidup tetap MDT-GTD,” tegas Ndaro Marapu (DM)Tokoh Muda Kodibangedo.

Pernyataan DM senada dengan para pendukung dan simpatisan MDT-GTD, di Kodi, Wewewa dan Loura. Mereka sepakat mendukung dan memenangkan MDT-GTD, sampai kapan pun.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017