Batam Menari 2018, Selama Kegiatan Berlangsung UMKM Peroleh Omset Belasan Juta

KepriNews.co.id, BATAM – BP Batam dalam kegiatan menyelenggarakan Batam Menari 2018 yang berlangsung dua (2) hari berturut – turut, suatu keuntungan tersendiri bagi pedagang di tenda yang telah disediakan.

Pada puncak kegiatan di hari Minggu, (08/04/2018) dari pantauan Kepri Media Group dilokasi,  dengan salah satu penjual kuliner Nusantara  Warung Sinto yang menjual gado-gado siram Surabaya.

“Sangat membantu sekali dengan adanya kegiatan ini, pendapatan bertambah (Rp 3 juta) dan tempat disediakan gratis. Hanya kita diminta untuk menjaga kebersihan,” ujar Sinto pemilik warung.

Dilain tempat pada salah satu tenda yang menjual souvenir, hingga menyediakan perlengkapan untuk pernikahan dalam balutan budaya Melayu Kepri.

“Disini kita ada menjual Tanjak, Bros, Pin, Tepak sirih, dan lainnya, yang mana merupakan buatan anak-anak pulau, dan juga perlengkapan pengantin Melayu Kepulauan,” terang Aziah selaku pemilik.

Lanjut, Ibu muda ini menjelaskan, untuk melakukan pemesanan atau melihat produk-produk kita, dapat dilihat melalui sosial media (Instagram – @setanjakstore).

“Hari ini, yang banyak diminati pengunjung yaitu Tanjak dengan harga dari Rp 50 ribu, dan untuk sewa  perlengketan pernikahan harganya mulai dari Rp 15 juta,” tutupnya.

Dan pada pelaku usaha Usaha, Micro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan dagangan berupa makanan dan minuman di tenda yang berjejer bergandengan, selama kegiatan berlangsung.

Selaku Pembina UMKM Sukma Pantai Timur, Ade Sulistiani mengatakan, kita disini tergabung dalam enam (6) stand/tenda,  yang mana ada dari, Nongsa, Batu Besar, Belakang Padang, hingga Pulau Sambau.

Melalui Batam Menari 2018, dengan ramainya pengunjung sangat membantu, dimana ekonomi kerakyatan bisa berjalan dengan diberikan laluan dalam pemasaran.

“Hari pertama Sabtu, (07/04) pendapatan kita mencapai kurang lebih Rp 16 jutaan, dan hari ini bisa lebih. Harapan kita BP Batam lebih banyak lagi event-eventnya dan melakukan pembinaan dalam pemasaran pada pelaku UMKM ini,” pungkasnya. (*)

Editor : Andi Pratama


 Advertoria Sanford 18/9/2017