MDT-GTD Menguat, Seketika Kodi Digempur Habis Viktory-Joss

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Calon Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph A.Naisoi (Viktory-Joss), kembali menggempur wilayah Sumba Barat Daya (SBD), Kamis (6/4/2018).

Kehadiran Viktory-Joss beserta tim, di wilayah Bondo Kodi SBD, memiliki daya kuat yang berpengaruh terhadap peta politik Pilkada Sumba Barat Daya. Kalkulasi politik dukungan suara terhadap calon bupati/wakil bupati Markus Dairo Talu (MDT)-Gerson Tanggu Dendo (GTD), di wilayah Kodi berubah.

Arus dukungan kepada MDT-GTD dan Viktory-Joss kian menguat dari kemarin hingga hari ini. Kantong-kantong suara yang sebelumnya ragu dan belum memberikan pilihan politik, akhirnya menyatakan dukungan kepada MDT-GTD dan Viktory-Joss.

Di hadapan ribuan warga, Calon Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, NTT tidak akan berubah tanpa pemimpin. Bahwa selama ini NTT belum bisa keluar dari pelbagai persoalan; kemiskinan, kebodohan, gizi buruk dan sebagainya. Dan NTT membutuhkan pemimpin yang bukan biasa-biasa, tetapi yang luar biasa. Seperti halnya SBD yang membutuhkan bupati dan wakil bupati yang bukan biasa-biasa.

“Dunia tidak berubah tanpa pemimpin. NTT tidak berubah tanpa pemimpin. Kalau Dia pemimpin, NTT pasti berubah. Dan kita butuh pemimpin yang bukan biasa-biasa, tetapi luar biasa. SBD juga butuh pemimpin yang luar biasa, seperti bapak MDT-GTD. Ini baru pemimpin karena bukan biasa-biasa,” ungkap Bungtilu.

Kata Bungtilu, NTT dan SBD harus memiliki pemimpin yang memiliki 4 (empat) ciri yang melekat dalam dirinya. Di antaranya, pemimpin harus memiliki spiritualitas yang baik, intelektualitas, sehat, dan memiliki jejaring sosial (network). Jika tidak maka NTT, SBD tidak akan berubah dengan cepat.

“Pemimpin yang punya spiritualitas akan ada harapan hidup. Melayani manusia dengan cinta kasih.Kenapa di SBD semua program gratis, karena MDT-GTD melayani dengan cinta,” kata Bungtilu.

Lanjutnya, Intelektual harus dimiliki seorang pemimpin, agar dapat melakukan apa saja, membawa manusia atau masyarakat menuju masa depan yang maju dan sejahtera. Selain itu didukung oleh pemimpin yang sehat dan memilki jaringan sosial, jaringan kerja yang luas.

“Kalau manusia bodoh tidak akan melakukan apa-apa. Sehingga pemimpin yang punya kemampuan intelektual, akan membawa rakyatnya melihat masa depan,” kata Bungtilu.

“Pemimpin harus sehat secara jasmani dan rohani. Pemimpin juga harus punya jaringan baik di tingkat atas, sampai tingkat yang paling bawah (akar rumput). Contohnya saja ke Istana Presiden. Gubernur saja susah masuk, tapi kalau MDT, gampang sekali. Mau menteri, presiden, penjaga istana kenal MDT. Dan satu-satunya bupati yang bisa hadirkan presiden di NTT,” ungkap Bungtilu.

Dikatakannya, untuk itu masyarakat SBD harus cerdas menentukan pilihan memilih pemimpin. Agar SBD maju lebih cepat dalam ekonomi, infrastruktur, pendidikan, pertanian dan pariwisata.

“Kalau saya jadi gubernur, Pak Joseph wakil, MDT-GTD bupati/wakil bupati maka pembangunan SBD akan cepat maju. Pariwisata akan kita design secara bagus, maka akan cepat sekali pembangunan di SBD. Pilih Viktory-Joss, MDT-GTD, NTT maju sejahtera, SBD maju dan sejahtera,” pungkas Bungtilu.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017