NEWS VIDEO : Media Rusia Bantah Keras Argumen Tsamara Tentang Putin Sangat Tidak Demokratis Dan Membiarkan Korupsi

KepriNews.co.id – Tsamara menjelaskan pandangannya soal Putin lewat unggahan video di Twitter. Dalam video berdurasi 45 detik itu, Tsamara menjelaskan bahwa Putin bukanlah contoh pemimpin yang baik. Ia menganggap, Putin sangat tidak demokratis dan membiarkan korupsi.

Namun, argumennya di video tersebut mendapat bantahan keras dari akun Twitter milik media Rusia yang ada di Indonesia, @RBTH Indonesia. Di awal sanggahannya, RBTH mengatakan ada kesalahpahaman soal pengetahuan Tsamara tentang Putin dan mereka sangat menyayangkan hal tersebut.

Dilansir kumparan.com. jumat, (6/4/2018) RBTH, juga mencoba mengklarifikasi bahwa mereka tidak membela siapapun, baik Putin maupun Fadli Zon. Argumen Tsamara, soal tidak adanya kebebasan pers di Rusia, dibantah keras.

Lebih lanjut, RBTH mengatakan, bahwa hubungan Rusia dan Indonesia berjalan baik-baik saja. Bagi RBTH, mungkin Tsamara bisa tidak sepakat dengan Fadli Zon, namun menurut mereka video ini menunjukan Tsamara sebagai politikus yang belum dewasa.

RBTH juga menyayangkan argumen Tsamara, soal korupsi yang ada di Rusia. Meski RBTH membenarkan soal maraknya korupsi dan peringkat negaranya yang ada di bawah Indonesia. Namun mereka membantah jika Tsamara mengatakan Rusia tidak mengambil tindakan apapun.

Mengakhiri tanggapan video dari Tsamara, RBTH menyarankan Tsamara untuk belajar lebih banyak lagi soal Rusia. Agar Tsamara bisa lebih bijak lagi, jika suatu saat ia ingin berkomentar soal Rusia. (*)

Sumber : Kumparan.com


 Advertoria Sanford 18/9/2017