Pelaku Pelempar Mobil MDT Sudah Terdeteksi Tim 999

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Pelaku yang melempar Mobil Pajero Sport warna hitam dengan Nomor Polisi L 1305 CD yang ditumpangi Calon Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu (MDT) bersama Ratu Wulla Talu, telah terdeteksi Tim Rahasia 999 MDT-GTD di wilayah Kodi, Selasa (3/4/2018) malam.

Para pelaku yang diperkirakan lebih dari 4 (empat) orang tersebut, merupakan warga setempat, yang diduga kuat disuruh oleh pihak tertentu yang sedang takut kalah pada Pilkada SBD 27 Juni mendatang.

“Diduga mereka disuruh orang yang sedang stres takut kalah Pilkada.Tim sudah deteksi, dan orang-orang itu,orang-orang sederhana yang dibodohi oleh pihak-pihak tertentu,” ungkap Ketua Koalisi Rakyat Bersatu Pdt.Ananias Bulu,Rabu (3/4) pagi.

Ananias mengatakan,para pelaku yang merupakan orang-orang sederhana itu, telah diperbodohi oleh pihak yang mempunyai kepentingan dalam Pilkada. Namun para pelaku, akan tetap dimaafkan, meskipun Tim 999 tetap ngotot untuk mengambil tindakan tegas.

“Mereka manfaatkan kesederhanan untuk membodohi orang.Ini perilaku yang tidak beradab, tidak bertanggung jawab.Orang yang sedang takut kalah.Tapi pelakunya kita maafkan.Kita ini bersaudara dan harus saling menghargai,”ungkap Ananias.

Ananias mengingatkan,masyarakat Kodi,Wewewa,Loura jangan sesekali mempercayai para pembohong,yang secara tidak beradab menyebarkan isu dan melakukan hal-hal yang merusak demokrasi dan keutuhan hidup di Sumba Barat Daya.

“Katakan tidak untuk pembohong.Ini bukan zamannya kita dimanfaatkan dan dibodohi,”tegas Ananias.

Selain itu Tim Rahasia 999 mengatakan,para pelaku saat itu disuruh oleh salah satu Tim Paslon Bupati/Wakil Bupati SBD,yang merasa terganggu,dengan geliat politik Cabup/Cawabup MDT-GTD di wilayah Kodi.

Pasalnya,peta politik wilayah Kodi justru berubah drastis jika dibandingkan dengan Pilkada SBD sebelumnya.MDT yang diisukan tidak akan mendulang dukungan di Kodi, ternyata terbalik.Dalam dua minggu terakhir,Kodi semakin menguat memberikan dukungan untuk MDT-GTD.

“Pelakunya kita sudah tahu.Tapi ini rahasia,karena kita tidak mau melakukan hal-hal yang mengganggu Pilkada.Mereka disuruh oleh seseorang.Bapak MDT sampaikan tidak boleh balas karena kita saudara.Tapi kita sudah tahu siapa yang suruh. Itu yang paling penting.Mari kita jaga Pilkada ini biar aman,”ungkap Ketua Tim Rahasia 999 yang minta namanya dirahasiakan.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017