“Program Gratis” MDT-GTD Ditentang Dua Kandidat

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Kampanye politik Pilkada Sumba Barat Daya (SBD), kian mempengaruhi situasi politik di tiga wilayah kecamatan; Loura, Wewewa dan Kodi. Masing-masing kandidat calon bupati/ wakil bupati saling beradu, menjual sejumlah program untuk mengambil simpati dan hati masyarakat.

Menariknya,”Program Gratis” jualan Calon Bupati Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo (GTD), memantik sejuta respon, baik dari masyarakat dan dari dua kandidat Cabup/Cawabup dr.Kornelis Kodi Mete-Kristian Taka (Kontak) dan Cabup/Cawabup Dominggus Damma- Kornelis Tanggu Bore (Damai). Duo paket ini menentang dan pesimis dengan “Program Gratis” MDT-GTD.

“Bagaimana kalau semua program digratiskan, sementara APBD Sumba Barat Daya sangat kecil dan tidak bisa membiayai semuanya?” kata Cabup dr.Kornelis Kodimete kepada Cabup MDT dalam debat publik kandidat Cabup/Cawabup pekan kemarin. Hal yang sama pun dipertanyakan paket Damai.

MDT mengatakan, semenjak tiga tahun menjadi bupati SBD, APBD SBD yang sebelumnya berkisar hanya Rp 436 Miliar, telah mengalami kenaikan yang sangat cepat hingga Rp 1.3 Triliun pada 2017. Dan program pembangunan di SBD, tidak saja mengharapkan dana dari APBD, tetapi juga APBN dan APBD Provinsi.

“Saya anak petani dan sudah merasakan betapa susahnya hidup. Saya tidak mau masyarakat harus dibebani. Misalnya mau dapat hand traktor saja harus bayar uang Rp 9-16 juta. Sehingga MDT-GTD gratiskan saja untuk membantu masyarakat,” jelas MDT.

MDT mengatakan, relasi dan kedekatannya yang dibangun dengan sejumlah menteri, pejabat di Jakarta dan Presiden Jokowi, dirinya telah mencari dan melakukan lobi untuk mendapat anggaran membangun SBD.

“Saya punya jaringan dan kedekatan dengan Presiden Jokowi, menteri dan sejumlah pejabat di Jakarta. Saya minta bapak presiden, tolong bantu masyarakat SBD. “Kami SBD miskin, dan uang kami sedikit sekali, bantu kami bapak presiden”. Dan akhirnya SBD jadi perhatian, masuk dalam prioritas pembangunan nasional 50 kabupaten/kota se-Indonesia,” ungkap MDT.

Rekaman Keprinews.co.id,”Program Gratis” MDT-GTD tersebut, sangat didukung dan dirindukan jutaan masyarakat Sumba Barat Daya. Namun, ada pihak-pihak tertentu, yang merupakan simpatisan dan pendukung dari pasangan calon (Paslon) tertentu, menentang “Program Gratis” MDT-GTD tersebut.

“Kami dukung program gratis bapak MDT-GTD. Kami sedang susah, dan kami rasa sangat dibantu. Ada yang datang sampaikan MDT-GTD bohong kalau kasih bantuan gratis. Tapi kami tidak percaya, karena buktinya, kami sudah dapat hand traktor gratis. Kalau dulu,kami harus bayar sampai Rp 16 juta, baru bisa dapat. Sekarang kami dapat gratis,” ungkap Edo warga Wewewa Tengah.

(Israel)


 Advertoria Sanford 18/9/2017