Tadaka Puna: MDT-GTD Dihujam Fitnah, Tetap Sempurna

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Dukungan politik masyarakat akar rumput terhadap Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD) semakin kuat terasa.

Hal itu tampak terlihat pada antusias masyarakat di beberapa desa, yang mengundang MDT-GTD untuk bertandang ke desanya. Seperti di Desa Wee Rame, Pupoto Desa Mata Wee Karoro, Kecamatan wewewa tengah dan Wee Laka Desa Darakapiri, Kecamatan Wewewa Timur yang didatangi, Kamis (15/3/2018).

Bahkan harapan kemenangan MDT-GTD semakin kuat dibuktikan dengan adanya upacara adat “Tadaka Puna” melalui seekor Ayam Jantan yang dibunuh MDT, dan dipanggang.

Hasil “Tadaka Puna” menyatakan bahwa MDT-GTD sempurna. Namun MDT-GTD akan dihujani begitu banyak fitnah dari masa kampanye hingga pasca pemilihan.

“MDT-GTD sempurna, hasilnya baik. Tapi nanti MDT kena fitnah. Tidak apa-apa,” ujar salah satu warga Wee Rame yang enggan sebutkan namanya.

Respon masyarakat di tiga desa itu, begitu besar terhadap MDT-GTD. Dari pagi hingga malam, masyarakat terus bertahan menanti, berjumpa dan mendengarkan niat-niat baik MDT -GTD, melanjutkan pembangunan. Masyarakat sudah merasakan bukti nyata yang dibuat MDT. Meskipun ada pembangunan yang belum selesai dutuntaskan.

“Kami bertahan dari pagi sampai malam ini untuk tunggu bapak MDT-GTD. Kami mau bapak MDT melanjutkan pembangunan. Kami sudah rasakan apa yang dibuat untuk kami masyarakat petani,” ungkap ratusan warga Wee Rame dimotori Yohanes Bili Ngongo.

Tokoh masyarakat Wee Rame, Lendekandi menyampaikan, selama MDT tiga tahun memimpin, pembangunan jalan, air, listrik, bantuan pertanian telah dirasakan. Namun mewakili warga, diminta agar MDT-GTD, harus bisa melanjutkan pembangunan yang sudah dikerjakan. Sehingga hasilnya lebih baik.

“Pembangunan jalan, listrik, air, pertanian dan kesehatan, MDT-GTD harus lanjutkan. Sehingga tidak ada lagi jalan yang rusak masuk di desa kami. Anak-anak kami serjana, kalau bisa dipekerjakan. MDT-GTD lanjutkan,” ungkap Lendekandi.

Harapan-harapan yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat dan warga lainnya di tiga desa yang disinggahi. Warga hanya berharap MDT-GTD melanjutkan pembangunan.

“Untuk menang jangan khawatir. Kami di sini sepakat MDT-GTD menang dan lanjutkan pembangunan,” kata Stefanus Wunda Lero dan warga serta tokoh masyarakat lainnya.

Di tengah semarak kampanye terbatas itu, berseliweran isu hitam untuk menjegal MDT-GTD. Di antaranya, isu MDT ditahan KPK, MDT akan dipenjara karena ijazah palsu dan isu lainnya.

Seperti rekaman Keprinews.co.id, sidang yang digelar DKPP soal kepemilikan Ijazah palsu Bupati MDT dengan teradu KPU dan Panwas Sumba Barat Daya, Kamis (16/3) akan dilanjutkan minggu depan. Pasalnya, dalam sidang itu, KPU dan Panwas tidak memperlihatkan bukti ijazah asli.

Dugaan Ijazah palsu itu diadukan Aliansi Rakyat Peduli Demokrasi Jujur dan Adil (ARPDJA) Laurens Milla Dadi melalui Kuasa Hukum Amos Alexander Lafu ke Panwaslu SBD.

Sementara dalam catatan Keprinews.co.id, KPU SBD sebelumnya, telah melewati sejumlah proses tahapan Pilkada. Di mana KPU telah melakukan verifikasi administrasi semua pasangan calon termasuk Ijazah milik MDT.

Dan hasil verifikasi menyatakan Ijazah MDT sah. Untuk itu, KPU SBD akhirnya mengeluarkan surat keputusan penetapan pasangan calon bupati/wakil bupati SBD Markus Dairo Talu dan Gerson Tanggu Dendo.

(Alvin Lamaberaf)


 Advertoria Sanford 18/9/2017