Empat Tokoh Kodi Menggempur Habis Wawewa Utara

Keprinews.co.id,TAMBOLAKA- Tensi politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) semakin hangat . Peta politik di beberapa wilayah rebutan tiga (3) kontestan Cabup dan Cawabup SBD, terasa mulai berubah.

Masyarakat sudah mulai sadar, akan wujut nyata pembangunan yang dirasakan saat ini. Bahwa bukan memilih pemimpin karena wilayah dan suku, tetapi memilih pemimpin SBD yang bisa membangun SBD secara merata. Wujud nyata pembangunan telah dirasakan, dan bukan hanya sekedar bermimpi.

Hal itu mulai terlihat dalam kampanye terbatas Cabup dan Cawabup Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD) di Kecamatan Wewewa Utara, Sabtu (10/3/2018)kemarin.

Wilayah yang pada lima (5) tahun kemarin, tidak mendukung MDT, dan sangat sulit untuk dipetakan, sudah mulai berbalik arah. Saat ini sebagian besar masyarakat Wewewa Utara, mulai merapatkan dukungan untuk MDT-GTD. Bahwa hasil pembangunan telah dirasakan, dan itu bukti yang sedang dinikmati masyarakat SBD khususnya Wewewa Utara.

Kehadiran empat tokoh masyarakat Kodi, benar-benar menggempur habis masyarakat dari 6 kecamatan itu. Kantong-kantong dukungan rival politik lainnya di Wewewa Utara, mulai terusik atas hadirnya para tokoh Kodi yang memberikan kesaksian atas figur MDT-GTD.

Tokoh muda Kodi Bangedo, Ndara Marapu dalam orasinya mengingatkan, agar masyarakat Wawewa Utara jangan salah memilih pemimpin lima tahun ke depan. Jika salah memilih, masyarakat akan ‘tersesat’.

“Jangan salah memilih, nanti anda tersesat. Saya lima tahun kemarin sudah salah pilih. Saya tidak dukung MDT, sehingga saya pun tersesat. Jadi bapa,mama, basudara, saatnya sekarang kita pilih MDT untuk SBD maju dan sejahtera,” ungkap Ndra Merapu.

Menurutnya, saat ini ada calon bupati dari wilayah Kodi. Namun pihaknya bersikeras memberikan dukungan terhadap MDT-GTD. Pasalnya, MDT telah memberikan bukti nyata dalam kepemimpinannya, dengan sejumlah pembangunan infrastruktur di SBD.

“Ada orang Kodi juga maju calon, tapi kami dukung MDT. Mengapa? karena kami telah melihat dan merasakan hasil pembangunan yang dibuat MDT. Sekarang kita bisa punya rumah sakit besar, bukan hanya di Waikabubak. Kita punya jalan yang sudah mulai bagus, listrik, air dan pembangunan lainnya. Ini karena kerja nyata MDT,” jelas Ndara Marapu.

Begitupun Tokoh Masyarakat Kodi Besar, Haji Soleman Tari Wungo yang juga mantan anggota DPR mengatakan,MDT adalah tokoh penggagas otonomi SBD. Bahwa perjuangan memekarkan SBD sebagai kabupaten, merupakan perjuangan MDT saat itu selaku ketua penggagas dan didukung tokoh-tokoh lainnya.

“Kita harus tahu bahwa MDT adalah penggagas otonomi SBD menjadi kabupaten. Waktu itu MDT di Jakarta dan sebagai ketua. Kita berjuang bersama saat itu dan hasilnya sekarang kita rasakan. Kita tidak usah tanggung-tanggung memberi dukungan untuk MDT-GTD,” kata STW.

Selain itu MD Raya dari Kecamatan Kodi Balaghar mengatakan,sebagai lawan berat MDT lima tahun yang lalu, dirinya merasa sangat bersalah ketika itu tidak mendukung MDT. Dan saat ini MDT telah membuat sejumlah pembangunan di hampir seluruh desa. Jalan, listrik, air, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya telah dinikmati masyarakat SBD. Hal itu menjadi bukti nyata yang tidak dibuat bupati sebelumnya.

“Saya dan 12 istri saya, tiga orang telah meninggal, ditambah anak dan 52 cucu saya, mendukung MDT-GTD. Kami telah merasakan hasil pembangunan yang dibuat MDT. Sehingga saya ajak Wewewa Utara, mari kita dukung MDT -GTD. Lanjutkan pembangunan untuk SBD maju dan sekahtera,” ungkap MD Raya.

Hal yang sama pun disampaikan Mantan Kepala Sekolah Kodi Utara, Aloysius Nasari.

Kata Nasari, dalam lima tahun kemarin dirinya tidak mendukung MDT. Tetapi saat ini, setelah merasakan pembangunan yang dibuat MDT di desa-desa, dirinya sadar. Bahwa memilih bupati dan wakil bupati bukan karena wilayah, tetapi memilih bupati dan wakil yang baik, yang bisa membangun di mana-mana.

Untuk itu, sebagai tim sukses Dokter Kornelis pada lima tahun yang lalu, dirinya telah menyadarkan masyarakat Kodi untuk memilih pemimpin yang bisa membangun dengan nyata seperti yang telah dibuat MDT.

“Sekarang ini, saya lawan kemanakan saya. Saya pasti dibilang ‘kutu loncat’ tetapi itu tidak jadi masalah ketika saya memilih pemimpin yang telah memberikan bukti untuk masyarakat SBD. Saya sudah mulai sadarkan masyarakat Kodi, pilih bupati dan wakil bupati jangan karena wilayah. Kita pilih bupati untuk SBD bukan untuk wilayah kita masing-masing,” pungkas mantan tim sukses Kodimete.

Testimoni empat tokoh Kodi tersebut, disambut hangat masyarakat Wawewa Utara. Meskipun hujan yang terus mengguyur, masyarakat Wawewa Utara, tidak satupun yang bergeser dari lokasi kampanye. Bahkan saat itu masyarakat melihat sendiri bukti nyata pembangunan yang telah dibuat MDT melalui rekaman foto dan video layar lebar.

“MDT-GTD lanjutkan, Viktory-Jos siap,”teriak hangat masyarakat Wawewa Utara.

(Alvin Lamaberaf)


 Advertoria Sanford 18/9/2017