“Head to Head Pilkada Ende Rawan Konflik”

Keprinews.co.id, ENDE- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Ende, yang hanya diikuti dua pasangan calon bisa memicu konflik antar pasangan calon. pendukung dan simpatisan.

Hal itu disampaikan Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin saat memberikan pengarahan kepada sejumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Aula Paroki Onekore, Senin (5/3/2018).

“Pilkada Ende rawan potensi konflik, karena hanya ada dua pasangan calon, head to head,” kata Achmad Muzayin.

Menurutnya, ancaman Kamtibmas bisa saja terjadi pada saat pelaksanaan Pilkadaaupun Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. Untuk itu pihaknya mengimbau semua anggota PPK, PPS dan penyelenggara pemilu lainnya, agar bersikap netral dan independen.

“Sebagai penyelenggara harus bersikap netral dan menjaga kredibilitas diri. Menjalankan tugas dengan baik, jujur dan bertanggung jawab,” tegas Achmad.

Kata Kapolres, pihak kepolisian akan mengerahkan kekuatan baik personel maupun peralatan baik di tingkat Polres maupun Polsek. Sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan baik dan bermartabat, demi masyarakat Kabupaten Ende yang lebih baik.

“Saya berharap, anggota PPS dan PPK serta para penyelenggara Pilkada, senantiasa membangun komunikasi dengan anggota polisi yang ada di Polsek, maupun Babinkamtibmas. Tujuannya agar berbagai tahapan Pilkada bisa berjalan aman tertib tanpa gangguan,” pungkas Kapolres Ende.

(Alvin Lamaberaf)


 Advertoria Sanford 18/9/2017