Sarong Menepis ‘Ban Serep’ untuk Peran Wakil Bupati

    Keprinews.co.id,MANGGARAI- Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Manggarai Timur kian memanas. Pihak tertentu sedang membangun asumsi soal peran wakil bupati hanya sebagai ‘Ban Serep’ dalam tata kelolah pemerintahan.

    Upaya menggembos kekuatan salah satu calon wakil bupati di wilayah dukungan suaranya, memantik respon Calon Bupati Manggarai Timur, Frans Sarong dan Calon Wakil Bupati Kasmir Don.

    “Peran Bupati dan Wakil Bupati ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Oleh karena itu, dalam urusan kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati mempunyai peran dan fungsi yang sama. Keduanya ada dalam satu paket sesuai dengan amanat Undang undang,” jelas Frans Sarong dan Kasmir Don saat bertatap muka dengan warga Reca, Desa Watu Arus, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Manggarai Timur, Rabu (21/2/2018).

    Frans Sarong mengatakan, jika dirinya bersama Kasmir Don, dipercayakan rakyat untuk memimpin Manggarai Timur 5 (lima) tahun ke depan, maka dirinya akan memberi peran lebih bagi wakilnya.

    “Kalau saya dan Pak Kasmir dipercayakan memimpin Manggarai Timur, maka saya akan memberikan peran lebih bagi Pak Kasmir,” kata Frans Sarong.

    Mantan Wartawan Kompas itu yakin, fenomena kisruh yang akhir-akhir ini terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati di beberapa daerah Indonesia, diakibatkan karena ketidak harmonisan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati.

    “Saya yakin kalau ada kisruh antara Bupati dan Wakil Bupati yang lagi ramai sekarang, itu karena hubungan tidak harmonis,” kata Frans Sarong.

    Sementara itu, Calon Wakil Bupati Kasmir Don mengatakan, tugas dan fungsi yang paling penting bagi seorang wakil bupati adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan pembangunan yang diambil.

    “Kalau satu daerah, fungsi kontrol dan mekanisme pertanggung jawaban kurang benar, maka rencana kerja gagal. Maka wajib dipertanyakan fungsi kontrol seorang wakil bupati,” tegas Kasmir.

    Lanjutnya, selama ini di Manggarai Timur banyak pejabat yang masuk penjara karena terlibat korupsi. Pembangunan tidak maksimal berjalan baik dan hal lainnya. Ini dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati tidak sejalan dalam memimpin pemerintahan.

    (Alvin Lamaberaf)


     Advertoria Sanford 18/9/2017