Debu Batu Bara Bertebaran, PT TJK Power Menghadap Komisi III DPRD Kota Batam

KepriNews.co.id, BATAM – Komisi III DPRD Kota Batam mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait Dampak Pencemaran Lingkungan terhadap masyarakat, di Gedung DPRD Kota Batam, Batam Centre – Batam.

Dalam RDP yang berlangsung pada hari Selasa (20/02/2018) di pimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, dan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Lurah Kabil, Perwakilan dari PT TJK Power dan masyarakat Tanjung Kasam.

Berawal dari aktifitas pembongkaran batu bara yang dilakukan oleh PT TJK Power menghasilkan debu berterbangan ke pemukiman warga sehingga menimbulkan kecemasan terhadap kesehatan masyarakat. Dimana permasalahan ini sudah terjadi selama bertahun – tahun.

PT TJK Power merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan untuk pengoperasiannya menggunakan batu bara.

Selaku Direktur Pengembangan TJK Power, Ahmad Baihaki Bashara menuturkan, hal tersebut terjadi karena adanya musim angin utara, yang sudah kita prediksi antara bulan Desember sampai dengan Maret.

“Dan pada aktifitas pembongkaran batua bara di musim tersebut,¬† kita¬†telah melakukan apa yang harus dilakukan dengan menggunakan Sprinkle (semprotan air) yang dapat meminimalisir debu bertebaran,” ungkapnya.

Setelah mendengarkan pemaparan dari masing-masing pihak, Komisi III DPRD Kota Batam mengambil keputusan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap dampak yang ditimbulkannya oleh debu dari aktifitas pembongkaran batu bara.

“Minggu depan kita akan mengambil sample dari pengaduan masyarakat, dengan sidak bersama Dinas lingkungan Hidup dan Kesehatan, setelah hasil sample keluar kita adakan RDP lagi,” ujar Nyanyang.

Lanjut, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura SE, MM mengatakan, dan sedikit menyesalkan. Kenapa perangkat masyarakat (RT/RW) baru mendapat pengaduan dari warganya, sementara permasalahan ini sudah bergulir selama 5 tahun,” tutupnya.(*)


 Advertoria Sanford 18/9/2017