SIAP -SIAP : Ratusan Warga Keturunan Thionghoa Bakalan Tinggalkan Kota Batam. Kenapa?

KepriNews.co.id – Batam, Memasuki H – 7 perayaan Tahun Baru Imlek 2018, ratusan warga turunan etnis Thionghoa di Batam telah bersiap untuk berlabuh ke Selat Panjang.

Ketua Bidang Kapal Penumpang Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kota Batam, Asmadi mengira hampir seribu orang warga Thionghoa Batam yang sudah booking tiket kapal di Pelabuhan Sekupang.

“Tujuan Selat Panjang ramai, hampir seribu orang yang udah booking tiket di tanggal 12 hingga 15 mendatang,” ungkapnya saat dihubungi, Jumat (9/2/2018).

Kendati demikian, jumlah penumpang Imlek sekarang ini dikatakan Asmadi jauh menurun jika dibandingkan dengan tahun yang lalu. Bahkan kondisi itu diyakininya terus berlangsung hingga akhir tahun 2018 nanti.

“Karena pengaruh ekonomi lesu, dan susahnya lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Sementara, ditanya soal angkutan yang akan dioperasikan saat Imlek nanti, Asmadi mengatakan ada dua jenis kapal, yakni Dumai Line dan Dumai Ekspres.

Kedua model kapal ini akan mengangkut pemudik Imlek tujuan Selat Panjang, Tanjung Batu, Sungai Guntung, Tanjungbalai Karimun, dan Moro.

“Sebab tujuan itu yang mendominasi angkutan Imlek tiap tahunnya,” terang Asmadi yang juga Pembina PELRA Batam ini.

Masih kata dia, sebagai antisipasi lonjakan penumpang Imlek, Dumai Line telah menyiapkan satu tambahan kapal baru yang direncanakan pada beberapa hari kedepan sudah bisa difungsikan.

“Sehingga penumpang bisa nyaman dan tidak berdesak-desakan,” imbuhnya.

Meskipun tahun ini peminat kapal cenderung menurun, namun pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat.

“Kita berharap pelayanan di tahun ini maksimal. Begitu juga untuk masyarakat yang merayakan Imlek. Semoga nyaman,” tandasnya. ( Kepri News / icm)

Sumber : Kepri Media Group / WartaKepri.co.id


 Advertoria Sanford 18/9/2017