Kapal Ikan Berbendera Singapura, Dicyduk Danlanal Batam di Perairan Indonesia – Selat Philip

KepriNews.co.id – Batam, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Armada KRI Sigorot berhasil mengamankan Kapal Tangkap Ikan di Perairan Indonesia – Selat Philip, yang diduga digunakan dalam kegiatan Internasional Crime.

Pada konferensi Pers yang dihadiri oleh Danguskamlabar, Komandan Lantamal IV, Danlanal Batam, Komandan KRI Sigorot 864, beserta jajaran Angkatan Laut, di Pelabuhan Batu Ampar – Batam. Kamis, (08/02/2018)

Dalam keterangannya Danguskamlabar, Laksma TNI Bambang Irwanto mengatakan, Berawal dari kecurigaan anggota kita saat hendak diperiksa Kapal Tangkap Ikan ini mencoba melarikan diri, setelah diamankan ternyata kapal yang berbendara Singapura ini, memiliki dokumen kelautan Indonesia.

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mendalam, dan ternyata dokumen kapal palsu dalam foto focy serta tidak ada yang menyatakan kapal ini kapal tangkap ikan, didalam kapal juga terdapat berbagai macam bendera negara diantaranya, Indonesia, Singapura dan Taiwan,” ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan, Satu unit Kapal Tangkap Ikan dengan nama lambung “Sunrise Glory”, yang berawakan empat (4) orang yang merupakan Warga Negara Taiwan – Cina.

Ditempat yang sama Komandan Lantamal IV, Laksma TNI Eko Suyatno menambahkan, dengan terdapatnya berbagai macam bendera (multi flag) diduga kapal ini digunakan dalam Internasional Crime.

“Dulunya jenis kapal ini merupakan Target Operasi (TO) Satgas 115, terkait mengangkut bahan berbahaya dan terlarang dan sering berganti nama lambung. Saat ditangkap bermuatan kosong diduga sebagai kamuflase dengan berbagai macam peralatan tangkap ikan dimungkinkan mereka ini merupakan jaringan Internasional Crime,” pungkasnya.

Untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, Kapal Tangkap Ikan berikut Awak Kapal diserahkan ke Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam. ( Kepri News / Andi)


 Advertoria Sanford 18/9/2017