Investor Internasional Google, Kucurkan Dana Rp 16 Triliun Ke Ojek Online

Kenakan Baju Gojek, Bule KeCe Jadi Rebutan Selfie saat unjuk rasa Driver Ojek Online di Batam selasa (16/01/2018) - Kepri News / facebook Rikardi Kardi

Jakarta – Kabar gembira pelaku usaha ojek online Go-Jek, pasalnya Investor Internasional Google, Kucurkan Dana Rp 16 Triliun Ke Go-Jek.

Kabar Go-Jek kembali disuntik dana besar oleh investor baru telah sampai ke telinga Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Menurutnya, ini menandakan para investor internasional sudah semakin percaya terhadap Indonesia.

“Pendanaan yang terus-menerus kepada satu tech company menunjukkan kepercayaan investor tersebut semakin besar,” kata menteri yang akrab disapa Chief RA itu Seperti KepriNews.co.id lansir dari laman detikINET, Jumat (19/1/2018).

“Tambahan proceed kepada Go-Jek ini menunjukkan investor internasional bukan hanya percaya kepada Go-Jek, namun juga kepercayaan kepada dunia digital serta iklim investasi di Indonesia,” ujar Rudiantara menambahakan.

Seperti diketahui, Alphabet yang merupakan induk perusahaan Google, memimpin pendanaan baru terhadap Go-Jek sebesar USD 1,2 miliar atau sekitar Rp 16 triliun.

Selain Google, pendanaan tersebut juga bersumber dari investor asal Singapura Temasek Holdings, KKR & Co LP (KKR.N), Waburg Pincus LLC, dan platform online asal China Meituan-Dianping yang juga menanam investasi di Go-Jek.

Jika benar, investasi yang mengucur akan membuat Go-Jek semakin padat modal. Tahun lalu, JD.com berinvestasi di Go-Jek senilai USD 100 juta.

“Saya berharap kepercayaan investor asing diikuti pula oleh investor nasional, sehingga kepemiliki unicorn bisa dinikmati oleh investor nasional,” tutup Rudiantara. ( *)

Sumber : Detik.com


 Advertoria Sanford 18/9/2017