Pertamina MOR I, 10 Titik Lokasi BBM 1 Harga

Print

KepriNews.co.id, BATAM – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada hari Rabu, (29.12.2017) telah meresmikan 16 lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) 1 harga di terminal BBM Pertamina Pontianak, Kalimantan Barat.

Ke-16 titik tersebut  tersebar di beberapa wilayah, yakni 4 titik di Papua dan Papua Barat, 1 titik di Maluku Utara, 5 titik di Kalimantan, 1 titik di Sulawesi, 1 titik di Jawa Timur dan 4 titik di Kepuluan Riau. Selasa, (02/01/2018).

BACA JUGA WAK:  Lagu Ciptaan Ibu Sud Bikin Walikota Oxford Jatuh Cinta pada Indonesia

Untuk di Kepulauan Riau sendiri lokasi program BBM 1 harga terletak di Kabupaten Anabas, Bintan dan dua (2) lokasi di Kabupaten Natuna.

Peresmian lembaga penyalur BBM 1 harga di keempat lokasi yang berada di wilayah Kepulauan Riau tersebut sekaligus menambah daftar pencapaian dalam mendirikan lembaga penyalur BBM 1 harga oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

Sebelum adanya program BBM 1 harga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) tersebut harganya mencapi Rp.8000 hingga Rp.25.000.

BACA JUGA WAK:  Ternyata Peringatan Dini Gunung Semeru Tak Berfungsi

“Total terdapat 10 lokasi diseluruh wilayah kerja Pertamina MOR I, yang termasuk kedalam kategori 3T telah berhasil melaksanakan program BBM 1 harga”, ujar General Manager Pertamina MOR I, Erry Widiastono.

Tiga lokasi terletak di wilayah Sumatera Utara yakni di kecamatan Pulau Batu, Siberut Selatan, lahomi dan Sipora Utara.

Provinsi Sumatera Barat, dan enam (6) lokasi di Provinsi kepuluan Riau yakni di Kecamatan Bungaran timur, Pulau Tiga, Jemaja, Tambelan, Pulau Laut dan Serasan.

BACA JUGA WAK:  Ternyata Peringatan Dini Gunung Semeru Tak Berfungsi

Sejauh ini Pertamina MOR I sedah melaksanakan program BBM 1 harga di 10 titik lokasi yang berada di wilayah kerja Pertamina MOR I.

Lanjut, Erry mengatakan, “kami akan terus berupaya untuk menuntaskan target BBM 1 harga sesuai dengan target yang ditetapkan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah 3T,” tutupnya. (*)