Telkomsel Hadirkan  #InternetBAIK Untuk Dunia Pendidikan Di Dumai

KepriNews.co.id – Dumai, Telkomsel menghadirkan programInternetBAIK tahun ini, Program CSR Telkomsel yang khusus diarahkan pada seruan penggunaan Internet secara BAIK(Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif) ini diselenggarakan di 15 kota, dan Dumai menjadi lokasi yang terpilih untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Untuk wilayah dumai Program tersebut akan menyasar setidaknya 450 orang penerima manfaat yang meliputi guru, orang tua murid dan anak-anak di setiap kota yang dipilih dalam bentuk seminar, workshop “Cara Keren Edukasi Siswa dan Anak”, Jurnalisme Warganet dan Pembuatan Video Singkat untuk mendorong banyak komunitas memproduksi konten positif  dan inspiratif.  

Manager Branch Dumai Taufik Hidayat dalam keterangan pers selasa (12/12/2017) mengatakan, “Kami melihat ekosistem digital di Indonesia dan di Dumai khusunya perlu dibangun beriringan dengan semangat yang positif, sehingga dapat menghasilkan berbagai hal yang produktif bagi masyarakat. Untuk itu kami mengajak berbagai elemen masyarakat di Dumai untuk berperan aktif membangun kesadaran penggunaan Internet yang positif.”

BACA JUGA WAK:  Kriminalisasi Ketua Koperasi Petani, KY dan KPK Diminta Awasi Sidang Praperadilan

#InternetBAIK merupakan bentuk kontribusi dan kampanye Telkomsel dalam menciptakan ekosistem digital yang positif di Indonesia dan melibatkan berbagai stakeholders(pemangku kepentingan) dalam pelaksanaannya. Di tahun 2017, untuk wilayah Dumai program ini melibatkan sebanyak 400 orang guru dan orang tua murid, dari 8 sekolah, dimana terdapat di dalamnya 50  murid, untuk nantinya akan di pilih duta #InternetBAIK yang akan membantu proses edukasi ke masyarakat.

Taufik lebih lanjut menambahkan terkait program tersebut, Tahun ini #InternetBAIK menghadirkan konsep baru terkait pendidikancyber wellness yang disebut Pendidikan Kewarganegaraan Digital Indonesia yang diharapkan bisa membantu para guru dan orang tua dalam membimbing dan mendamping anak-anak dan generasi muda agar dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara baik dan tidak melupakan nilai-nilai kepribadian bangsa.Disamping itu program ini juga diharapkan mampu mengajak lebih banyak pihak untuk waspada sejak awal terhadap hal-hal negatif di ranah digital seperti cyberbullying, berita hoax, pornografi dan cybercrime. 

BACA JUGA WAK:  Dua Pengurus SMSI Sumut Jadi Komisioner KPID

Penggunaan Internet yang bertanggung jawab artinya memanfatkan Internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika. Aman berarti pengguna internet terlindungi dari segala potensi kejahatan dan dampak buruh dari Internet. Inspiratif artinya mendorong pemanfaatan Internet untuk hal-hal yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pengguna dan orang di sekitarnya. Sementara kreatif berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah pengembangan daya cipta dan kreasi yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat.

#InternetBAIK sebagai sebuah kampanyecyberwellness meliputi rangkaian aktivitas sosialisasi dan workshop yang ditujukan bagi segmen anak-anak (murid Sekolah Dasar kelas 4-6) dan remaja (murid Sekolah Menengah Pertama) sebagai entry level pengguna Internet, serta para orangtua dan guru yang berperan sebagai pengawas dan pendamping, sehingga pemahaman mengenai pemanfaatan Internet secara BAIK diharapkan dapat terwujud secara komprehensif.

BACA JUGA WAK:  Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi,  SMSI Inisiasi Terbentuknya Koperasi Jiwa Kreator Sejahtera Indonesia

“Kami membuka kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan terkait, sehingga kampanye ini bisa berkembang menjadi sebuah gerakan sosial yang meningkatkan awareness masyarakat luas mengenai pentingnya penggunaan Internet yang BAIK”, jelas Taufik.

Di tahun kedua penyelenggarannya, Telkomsel kembali melibatkan Yayasan Kita dan Buah Hati yang sejak 1998 telah fokus dalam kegiatan konsultasi, pendampingan, pelatihan dan advokasi seputar isu keluarga dan pengasuhan anak; ICT Watch sebagai organisasi penggagas awal gerakan digital literasi “Internet Sehat” sejak 2002; dan Kakatu, sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk memproteksi dunia digital anak agar terhindar dari kecanduan gawai, permainan online dan konten negatif lain yang ada di dalamnya. (Kepri News /r)