Sukses Iklan Meikarta, Netizen Ingin Pindah Ke Meikarta

KepriNews.co.id – Batam, Iklan di media online ataupun di TV melekat di benak konsumen dipastikan strategi pemasaran suatu perusahaan berhasil.

BACA JUGA WAK:
NEWS VIDEO : Iniloh Iklan Meikarta, Yang Bikin Heboh Netizen Ingin Pindah Ke Meikarta.

Takheran keberhasilan informasi nyampai dibenak konsumen jadi perbincangan hangat di berbagai sosial media.

BACA JUGA WAK :
NEWS VIDEO : Sri Mulyani Beberkan Hasil Tanggapan Bea & Cukai Kepri, Total Rp: 70,2 Milyar.

Seperti halnya iklan lippo group yang belakangan ini gencar – gencarnya mengiklankan kawasan kota baru yakni meikarta.

Cuplikan dalam iklan meikarta ” aku ingin pindah ke meikarta ” kata – kata di iklan tersebut sangat melekat di benak netizen.

Tak heran terpantau KepriNews.co.id minggu (10/09/2017) diberbagai media sosial muncul meme – meme iklan meikarta. WargaNet pun diberbagi media sosial berkomentar aku ingin pindah ke meikarta.

Seperti disampaikan pemilik akun instagram @sadewo_0827 “Klo gitu aku pindah ke meikarta” dan @nizahasibuan “ayuk pindah ke Meikarta”

BACA JUGA WAK :
NEWS VIDEO : 11 KK Korban Kebakaran Saguba Butuh Uluran Tangan.

Dilansir KepriNews.co.id minggu (10/09/2017) dari berbagai sumber, Meikarta adalah kota baru yang di bangun oleh pengembang Lippo, merupakan proyek terbesar yang pernah di bangun oleh Lippo.

Meikarta sendiri memiliki desain, infrastruktur dan kecanggihan berskala internasional dan bisa menjadi kota terindah dan terlengkap di Asia Tenggara.

Berdiri diatas lahan 2.200 hektar Kota Meikarta akan memiliki 100 gedung pencakar langit, mulai dari office tower, apartemen Meikarta, shopping mall, rumah sakit, sekolah, hingga hotel bintang 5 Townshop baru.

Dalam pembangunannya, Meikarta melakukan tahap pertama pembangunan diatas lahan seluas 22 Juta m² diluar lahan parkir yang rencananya akan di bangun selama 3 tahun.

Pada pembangunan tahap pertama ini juga, akan ada 400 ribu rumah yang ditargetkan akan selesai tahun 2020 serta 50 gedung siap huni mulai 2018 mendatang. (Kepri News / Dede)