Pria Malaysia Pacarin WNI Asal Medan, Ujung-Ujungnya Dijadiin Kurir Sabu

Rini Handayani 27 Tahun membawa narkoba jenis Methametamine atau shabu seberat 61 gram di celana dalamnya sabtu (19/08/2017) - Kepri News / ist

KepriNews.co.id – Batam, Penyeludupan narkoba dari negara tetangga Malaysia tidak pernah berhenti masuk ke Indonesia, terutama di wilayah provinsi Kepulauan Riau, khususnya di pulau Batam. Senin, (21/08/2017)

Bertepatan masih dalam suasana memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam (Customs Narcotic Team Batam) lagi-lagi menegah penyeludupan narkoba jenis metaphetamin (sabu).

BACA JUGA WAK:
Bendera Terbalik Di Sea Games 2017, Iwan Fals : Atlit Pulang Saja, Gak Usah Tanding.

BACA JUGA WAK:  Untuk Mencari Solusi Limbah Minyak, Dewan Fasilitasi RDP Warga Pulau Labu dengan Pihak Terkait

Kepada wartakepri.co.id, Kepala Bidang BKLI KPU BC Batam, R. Evy Suhartantyo mengatakan, pada hari Sabtu, (19/08/2017) pukul 09.30 WIB,  anggota kita ( Customs Narcotic Team Batam) yang bertugas di pelabuhan terminal Ferry Batam Centre, berhasil menegah salah satu penumpang kapal dari pelabuhan terminal Ferry Situlang Laut – Malaysia.

“kedapatan membawa narkoba jenis methamphetamin (sabu), seberat 61 gram”. ungkapnya

Dimana berawal dari kecurigaan petugas kita melihat gerak-gerik seorang perempuan (penumpang) yang bernama Rini Handayani, umur 27 Tahun, asal Medan, dan dilakukan pemeriksaan pasport serta wawancara, selanjutnya pemeriksaan badan/body typing.

BACA JUGA WAK:  ASPPI Kepri Promosikan Pariwisata Kota Batam Lewat Tourism Carnival

“Disaat pemeriksaan badan/body typing di dapati narkoba tersebut dikemas dalam pembalut wanita yang direkatkan ke dalam celana dalamnya, selanjutnya saat dilakuakan test urine (air seni) hasil yang didapatkan, menunjukan positif menggunakan narkoba”. Terang Raden Evy

Dan menurut keterangan yang didapat dari pelaku penyeludupan narkoba jenis methamphetamin (sabu) ini, pelaku membawa narkoba tersebut karena disuruh oleh seorang laki-laki WNA (Malaysia).

BACA JUGA WAK:  SELAMAT : Dibawah Pimpinan Rudi - Amsakar, Kota Batam Ukir Prestasi Lagi

“Dia (pelaku.red) disuruh seorang laki-laki berkewarganegaraan Malaysia yang mana merupakan calon suaminya, dan uang yang di dapat dari membawa narkoba tersebut , akan di jadikan buat modal menikah”. tutup Raden Evy

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam, untuk dilakukan penyelidikan dan selanjutnya tersangka serta barang bukti diserah terimakan ke BNN Kepri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (Kepri News / Andi Pratama)