Komunitas Penjaga Perbatasan-17 Bersama Pelantar Kibarkan Merah Putih Di Kawasan Terluar

    KepriNews.co.id – Batam, Komunitas penjaga perbatasan-17 bersama PELANTAR kec. Belakang padang laksanakan Bakti di Ujung Negeri selasa (08/08/2017).

    Komunitas penjaga perbatasan -17  yang tergabung didalam PELANTAR (Persatuan Nelayan Tangkap Hinterland), Merasa terpanggil hatinya untuk negeri di dalam menjaga kawasan laut Hinterland Kota Batam.

    Aktifitas yang di lakukan PELANTAR selama ini diwujudkan dengan upacara Penaikan Bendera Sang Saka Merah Putih di Tiga titik kawasan terluar, meliputi pulau Batu Berhenti, Pulau Subar dan pulau lekuk selasa 08/08/2017.

    “Kita bersama masyarakat yang ada di pulau-pulau perbatasan laut, antara Kota Batam Prov. Kepri dengan Negara Singgapura, untuk menjaga dan melakukan pengawasan terhadap segala aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat maupun okum yang dengan sengaja ingin melanggar atau Menguasai kepulauan Indonesia yang berada di wilayah perbatasan perairan indonesia” jelas panji ketua Komunitas Penjaga perbatasan-17.

    BACA JUGA WAK:  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 1.000 Prajurit TNI – Polri di Kepri

    Komunitas Penjaga Perbatasan-17 dan PELANTAR yang di dukung oleh Komandan Posal Sambu Dibawah Komando Lanal Batam, Lettu Laut (P) Agus Mulyanto  beserta anggota Posal Sambu akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan penjagaan dan pengawasan terhadap segala tindak pidana kejahatan dan pemerasan di Laut (Jatanrasla).

    Serta menjaga sumber daya alam, dan pelanggaran batas negara di wilayah perbatasan laut negara Singapura dengan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

    BACA JUGA WAK:  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 1.000 Prajurit TNI – Polri di Kepri

    Dengan pengibaran bendera Merah Putih yang berukuran 2,30 cm x 350 cm, di tiga titik pulau terluar itu, merupakan simbul dan wujud kecintaan serta menjaga keutuhan wilayah NKRI yang bertepatan dengan penyambutan DIRGAHAYU NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE-72 Tahun 2017.

    “Mari kita Senantiasa tingkatkan jiwa Nasionaliame dan cinta Tanah Air, jangan sampai sejengkal tanah dan air kita, bisa terlepas dari pangkuan Ibu Pertiwi. NKRI adalah Harga mati bagi kami sebagai masyarakat yang berdomisili di pulau-pulau terluar” ungkap ragil salah satu
    Anggota Komunitas Perbatasan-17.

    Tujuan diadakannya kegiatan Pengibaran bendera Merah Putih ini oleh Komunitas Penjaga Perbatasan-17 dan PELANTAR adalah untuk meningkatkan Jiwa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air bagi masyarakat di perbatasan laut negara Indonesia dengan Singapura.

    BACA JUGA WAK:  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 1.000 Prajurit TNI – Polri di Kepri

    Serta menekankan kepada masyarakat perbatasan  agar tetap memiliki jiwa Pancasila dan setia kepada NKRI. Dimana hal ini merupakan tanggung jawab moral kita bersama sebagai beranda terdepan bagi rakyat indonesia  terutama yang tinggal di pulau-pulau dan di  perbatasan laut kedua belah negara.

    “Selain itu kami sebagai masyarakat di perbatasan harus tetap memiliki jiwa dan mental Idiologi pancasila” tutup Bahrum selaku Ketua umun PELANTAR, Kec. Belakangpadang. (Kepri News /ria)