“Kontak Tak Ada Pulsa, Damai Tak Ada Musuh, Lebih Baik Kita Lanjutkan MDT-GTD”

Keprinews.co.id,WEWEWA- Peta politik Sumba Barat Daya semakin terlihat jelas. Spontanitas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, semakin kuat terasa.

Fakta politik kampanye Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo (GTD) siang hari ini, begitu memukau perhatian masyarakat SBD khususnya Kecamatan Wewewa Timur.

14 ribu masa dari 11 desa di Wewewa Timur, menjemput MDT dan GTD beserta rombongan dari jalan utama Maredakelala hingga memadati lapangan Mondomia. MDT dan GTD dipanggul warga menuju panggung kampanye, diiringi tarian Ronggeng khas SBD.

“Bapak MDT-GTD lanjutkan revolusi pertanian. Kami sudah rasakan buktinya,” teriak warga saat itu.

Lima anak gadis Mareda Kalada; Ria, Bety, Yana, Mira, dan Intan yang kini masih duduk di bangku SMP dan SMA, sontak berteriak histeris saat melihat MDT-GTD. Mereka yakin, MDT-GTD akan menang dalam Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

“MDT-GTD pasti menang. Mau kontak tidak ada pulsa, mau damai tidak ada musuh, lebih baik kita lanjutkan MDT-GTD,” ungkap para gadis Mareda Kalada.

Rekaman Keprinews.co.id, adalagi warga yang duduk menepih di samping Lapangan Mondomia berdiskusi hangat. Mereka mengatakan, masyarakat Wewewa Timur harus sadar, apa yang telah dibuat MDT saat ini, jika dibandingkan lima tahun yang lalu.

“Wewewa lima tahun lalu zaman dr. Kornelis seperti apa dan Wewewa sekarang ini. Kita lihat dan sadar. Kornelis sudah buat apa,” ungkap warga dalam diskusi itu.

Warga mengungkapkan, saat MDT memimpin SBD selama tiga tahun, pembangunan dibuat di mana-mana, tidak pernah bedakan wilayah. listrik, jalan pelosok-pelosok, air, pertanian dibangun MDT secara merata.

“Kalau kita lihat, MDT ini tidak bedakan Wewewa, Kodi, Loura. Semua dibangun sama-sama. Yang kampung tidak pilih dia waktu itu, dia bangun. Kita mau cari orang macam MDT di mana. Kalau MDT dendam, kita ini hancur sekali. Kita lihat nanti pemilihan. Kalau MDT tidak menang di Wewewa, potong saya punya leher,” ungkap warga dalam diskusi itu.

Sekitar pukul 17.15 acara kampanye terbatas berakhir, dan warga dari 14 desa tersebut, tinggalkan lapangan Mondomia.

(Alvin Lamaberaf)


 Advertoria Sanford 18/9/2017