Terkait Ini, Fahri Hamzah dan Fadli Zon Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Oleh Cyber Indonesia

KepriNews.co.id – Jakarta, Muhammad Zakir Rasyidin dan Muhammad Rizki dari Cyber Indonesia melaporkan dua pimpinan DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Fahri dan Fadli dilaporkan terkait dengan dugaan penyebaran berita hoaks melalui akun media sosial Twitter mereka.

“Kami melaporkan ada dua akun twitter yang kami duga milik pejabat tinggi negara. Kebetulan keduanya memegang jabatan wakil ketua DPR RI,” kata Zakir Rasyidin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/3).

Laporan Rizki tersebut telah diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/1336/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Fahri dan Fadli dilaporkan karena dianggap telah melanggar Pasal 28 ayat 2 tentang pidana UU ITE.

Rizki mengatakan, pelaporan ini juga sebagai upaya dari masyarakat dalam membantu program pemerintah dalam memberantas hoaks. Selain itu, Rizki membantah laporan ini merupakan laporan balasan terhadap Fadli Zon yang sebelumnya telah melaporkan sejumlah orang ke Bareskrim Mabes Polri terkait penyebaran berita hoaks.

“Kami ini menyampakan bahwa ini agar menjadi pelajaran bahwa akhir-akhir ini bermunculan bahkan ada kelompok yang ditangkap karena menyebarluaskan hoaks. Kita tidak ingin pejabat tinggi negara memperlihatkan tindakan-tindakan yang menurut kami tidak perlu diperlihatkan,” jelas Rizki.

Lebih lanjut, Rizki menjelaskan pelaporan ini bermula dari cuitan Fahri Hamzah di akun media sosial Twitter yang mengakatan Ketua MCA merupakan Ahokers. Dalam cuitan tersebut, Fahri sempat me-retweet dan berkomentar terkait berita salah yang mengatakan Ketua MCA merupakan Ahokres.

“Di sini disebutkan bahwa ketua MCA adalah Ahokers jadi maling teriak maling dan ngaku muslim segala. Ayo @divisihumaspolri selesaikan barang ini jangan mau merusak nama polri dengan menyerang identitas negara,” tulis Fahri.

Sementara Fadli Zon hanya me-retweet tulisan dari Fahri Hamzah terkait komentarnya mengenai berita tersebut. Rizki menyayangkan sikap dari Fahri dan Fadli yang tidak mengikuti tindakan untuk memberikan klarifikasi mengenai tulisan tersebut.

“Media tersebut sudah memberikan klarifikasi bahwa apa yang dimunculkan akan menimbulkan kegaduhan. Tapi amat disanyangkan FH dan FZ yang pejabat tetap mempertahankan berita hoaks,” pungkas Rizki. (*)

Sumber : Kumparan.com


 Advertoria Sanford 18/9/2017